Cairan Rem Tidak Perlu Diganti, Mitos atau Fakta?

Cairan rem adalah salah satu komponen penting dalam sistem pengereman kendaraan. Namun, ada pendapat yang beredar bahwa cairan rem tidak perlu diganti. Apakah ini benar, atau hanya mitos belaka? Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang fungsi cairan rem, alasan mengapa cairan rem perlu diganti, serta mitos dan fakta seputar perawatan cairan rem.

Fungsi Cairan Rem dalam Kendaraan

Cairan rem berperan sebagai media penghantar tekanan dalam sistem pengereman. Ketika pedal rem diinjak, cairan rem menyalurkan tekanan tersebut ke kaliper rem, yang kemudian menggerakkan kampas rem untuk menghentikan kendaraan. Cairan rem harus memiliki sifat yang mampu bertahan pada suhu tinggi dan tidak mudah menguap, serta tidak menyebabkan korosi pada komponen pengereman.
Baca juga: Manfaat Mendengarkan Musik saat Berkendara

Apakah Cairan Rem Tidak Perlu Diganti?

Pernyataan bahwa cairan rem tidak perlu diganti adalah mitos. Cairan rem perlu diganti secara berkala untuk memastikan sistem pengereman bekerja dengan optimal dan aman.

Alasan Mengapa Cairan Rem Perlu Diganti

  1. Penyerapan Air: Cairan rem bersifat higroskopis, artinya dapat menyerap air dari udara. Seiring waktu, kandungan air dalam cairan rem meningkat, yang dapat menurunkan titik didih cairan rem dan mengurangi efisiensi pengereman.
  2. Kontaminasi: Cairan rem bisa terkontaminasi dengan partikel kecil, debu, dan kotoran yang masuk ke sistem pengereman. Kontaminasi ini bisa merusak komponen pengereman dan mengurangi kinerja rem.
  3. Degradasi Kimiawi: Cairan rem mengalami degradasi kimiawi seiring waktu, yang menyebabkan perubahan dalam viskositas dan efisiensi cairan rem.
  4. Korosi: Cairan rem yang sudah terkontaminasi atau menyerap terlalu banyak air dapat menyebabkan korosi pada komponen pengereman, seperti kaliper dan silinder rem.

Frekuensi Penggantian Cairan Rem

Produsen kendaraan biasanya merekomendasikan penggantian cairan rem setiap dua tahun atau setiap 30.000 km, tergantung pada kondisi penggunaan kendaraan. Memeriksa manual kendaraan Anda untuk panduan spesifik sangat dianjurkan.

Tanda-tanda Cairan Rem Perlu Diganti

  1. Perubahan Warna: Cairan rem yang baru berwarna jernih atau kekuningan. Jika cairan rem berubah menjadi cokelat gelap atau hitam, ini indikasi bahwa cairan tersebut terkontaminasi dan perlu diganti.
  2. Penurunan Kinerja Rem: Jika Anda merasa rem menjadi kurang responsif atau pedal rem terasa lebih lembut dari biasanya, ini bisa menjadi tanda bahwa cairan rem sudah tidak optimal.
  3. Periksa Lampu Indikator: Beberapa kendaraan dilengkapi dengan lampu indikator cairan rem yang akan menyala jika ada masalah dengan cairan rem.

Proses Penggantian Cairan Rem

Penggantian cairan rem biasanya dilakukan oleh mekanik profesional, karena proses ini memerlukan pengurasan cairan rem lama dan pengisian cairan rem baru, serta pembuangan udara dari sistem pengereman (bleeding). Proses ini penting untuk memastikan tidak ada gelembung udara dalam sistem, yang dapat mengurangi efisiensi pengereman.

Mitos dan Fakta tentang Cairan Rem

Kesimpulan

Cairan rem adalah komponen penting yang memerlukan perawatan rutin. Mitos bahwa cairan rem tidak perlu diganti dapat membahayakan keselamatan berkendara. Mengganti cairan rem sesuai dengan rekomendasi produsen adalah langkah penting untuk memastikan sistem pengereman bekerja dengan optimal dan menjaga keselamatan Anda di jalan. Jangan abaikan perawatan cairan rem dan selalu lakukan pemeriksaan berkala untuk menjaga kinerja kendaraan Anda.

FAQ

Apa itu cairan rem? Cairan rem adalah cairan yang digunakan dalam sistem pengereman kendaraan untuk menyalurkan tekanan dari pedal rem ke kaliper rem.

Mengapa cairan rem perlu diganti? Cairan rem perlu diganti karena bisa menyerap air, terkontaminasi, dan mengalami degradasi kimiawi, yang semuanya bisa mengurangi efisiensi pengereman.

Baca juga: Honda Ambil Alih Kembali Klasemen Sementara IndyCar 2024 Setelah Mendominasi Seri Balap Detroit Grand Prix

Kapan sebaiknya cairan rem diganti? Cairan rem sebaiknya diganti setiap dua tahun atau setiap 30.000 km, sesuai dengan rekomendasi produsen kendaraan.

Hati Hati Bensin Tercampur Dengan Air, Bisa Fatal!

Bensin mobil akan berubah warna jika tercampur dengan air, hal ini menandakan campuran bahan bakar telah terkontamiasi dengan zat lain. Hal ini bisa menyebabkan masalah serius pada kendaraan Anda. Lalu, apa penyebab bensin tercampur dengan air?

Lalu, bagaimana air bisa masuk ke dalam tangki bensin? Berikut beberapa kemungkinannya:

Baca juga: Panduan Darurat Ketika Mobil Mati Mendadak

Air dan bensin adalah dua zat yang tidak bisa bercampur. Keberadaan air dalam bensin dapat menimbulkan berbagai masalah serius bagi kendaraan Anda, seperti:

 

Apa yang harus dilakukan jika bensin tercampur air?

Jika Anda menduga bensin mobil Anda tercampur air, segera bawa kendaraan Anda ke bengkel terpercaya. Mekanik akan dapat menguras tangki bensin dan menggantinya dengan bensin baru.

Berikut beberapa tips untuk mencegah bensin tercampur air:

Baca juga: MOBIL HYBRID HONDA YANG LEBIH IRIT DARI BRIO! 

Menjaga kendaraan Anda dalam kondisi prima sangatlah penting. Dengan memahami penyebab dan cara mencegah bensin tercampur air, Anda dapat melindungi kendaraan Anda dari kerusakan serius dan memastikan keselamatan saat berkendara.

MOBIL HYBRID HONDA YANG LEBIH IRIT DARI BRIO!

Tingginya harga bahan bakar atau bensin semakin hari kian terasa memberatkan. Di situasi seperti ini, Honda hadir dengan solusi cerdas melalui lini mobil Hybridnya yang bahkan bisa seirit dan sehemat Honda Brio, mobil apakah itu? Berikut penjelasannya.

Mobil SUV canggih ini bukan saja hanya menawarkan performa tangguh dan desain menawan, tetapi juga konsumsi bahan bakar yang luar biasa irit, setara dengan New Honda Brio. Angka ini bukan hanya isapan jempol semata, ini dibuktikan melalui hasil tes internal Honda yang menunjukkan konsumsi BBM All New Honda CR-V Hybrid di dalam kota mencapai 20 km/liter, sedangkan di luar kota mencapai 17 km/liter.
Baca juga: ODOL BISA HILANGKAN BARET MOBIL? CEK FAKTANYA!

Keunggulan mobil ini, ini menjadikannya pilihan ideal bagi pengendara yang menginginkan SUV tangguh namun tetap hemat dalam konsumsi bahan bakar. Iritnya bahan bakar mobil ini dimungkinkan oleh teknologi sistem hybrid canggih yang menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik. Motor listrik bekerja membantu mesin bensin saat akselerasi dan pengereman, sehingga konsumsi BBM bisa ditekan secara signifikan.

Bukan hanya itu saja, teknologi regenerative braking pada All New Honda CR-V Hybrid turut berkontribusi pada efisiensi bahan bakar. Saat melakukan pengereman, energi kinetik diubah menjadi energi Listrik, lalu energi Listrik akan disimpan di baterai untuk digunakan oleh motor listrik. Teknologi ini memungkinkan mobil untuk bergerak dengan lebih hemat dan ramah lingkungan.

Beberapa Keunggulan lain dari Honda CR-V Hybrid:

Kesimpulan:

Honda CR-V Hybrid merupakan pilihan tepat bagi pengendara yang mencari SUV yang irit BBM, bertenaga, ramah lingkungan, dan menawarkan pengalaman berkendara yang nyaman dan menyenangkan. SUV ini memadukan teknologi canggih dengan desain modern, menjadikannya pilihan ideal di era modern yang penuh dengan tantangan.

Baca juga: All New Honda CR-V dan All New Honda Civic Raih Predikat Keselamatan Tertinggi ASEAN NCAP Grand Prix Awards 2024

Ingat: Konsumsi BBM sebenarnya dapat bervariasi tergantung pada kondisi jalan, gaya mengemudi, dan faktor lainnya.

RUMOR MENGGOYANG MOBIL BISA DAPAT BBM LEBIH BANYAK, LEBIH HEMAT?

Banyak orang percaya bahwa menggoyangkan mobil saat mengisi BBM dapat membantu menciptakan ruang kosong di dalam tangki, sehingga lebih banyak bahan bakar yang dapat masuk.

Namun, benarkah demikian? kenyataannya tidak sesederhana itu. Tangki BBM modern didesain dengan sistem ventilasi yang canggih. Saat bahan bakar masuk, udara di dalam tangki akan keluar melalui sistem ini. Menggoyangkan mobil tidak memengaruhi sistem ventilasi ini dan tidak akan menciptakan ruang kosong tambahan.

baca juga: Ingin Menghemat Biaya Perawatan Mobil? Begini Caranya

Lebih dari itu, menggoyangkan mobil saat isi BBM justru berbahaya. Hal ini berisiko:

Tips Menghemat BBM yang Aman dan Efektif:

Alih-alih menggoyangkan mobil saat isi BBM, ada beberapa tips aman dan efektif yang dapat Anda lakukan untuk menghemat BBM:

Kesimpulan:

Menggoyangkan mobil saat isi BBM tidak terbukti dapat membantu mendapatkan lebih banyak bahan bakar dan menghemat pengeluaran. Justru tindakan ini berbahaya dan tidak dianjurkan.

baca juga: ODOL BISA HILANGKAN BARET MOBIL? CEK FAKTANYA!

Gunakan tips-tips di atas untuk menghemat BBM dengan cara yang aman dan efektif.

Ingat: Menghemat BBM tidak hanya bermanfaat bagi keuangan Anda, tetapi juga berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan.

ODOL BISA HILANGKAN BARET MOBIL? CEK FAKTANYA!

Mobil yang mulus dan sehat menjadi sebuah dambaan bagi semua pemilik mobil. Sering kali, muncul berbagai tips tips dan trik rahasia di media sosial untuk mengatasi permasalahan eksterior mobil, salah satunya rumor mengenai pasta gigi digunakan untuk menghilangkan baret. Benarkah pasta gigi bisa menjadi solusi hemat untuk mengatasi baret pada mobil? Mari kita simak ulasan berikut.

Fakta di Balik Rumor:

Faktanya, Pasta gigi memang mengandung bahan abrasif halus, yaitu silika, yang umumnya digunakan untuk membersihkan plak dan memutihkan gigi. Sifat bahan abrasif ini dipercaya dapat membantu memudarkan baret tipis pada permukaan cat mobil.

baca juga: Honda Tegaskan Komitmennya Penuhi Target Elektrifikasi 100% di Tahun 2040

Mesikpun demikian, perlu diingat bahwa pasta gigi diformulasikan atau diperuntukkan untuk gigi, bukan untuk cat mobil. Tingkat abrasifitas pasta gigi bisa sangat bervariasi, dan penggunaan pasta gigi yang tidak tepat justru dapat membahayakan cat mobil.

Penggunaan pasta gigi pada mobil dengan cara terlalu kasar dapat menyebabkan goresan baru pada permukaan cat, dan bahkan merusak lapisan clear coat yang berfungsi melindungi cat dari kerusakan.

Solusi Alternatif yang Lebih Aman dan Efektif:

Walaupun pasta gigi mungkin dapat membantu memudarkan baret tipis pada mobil dalam beberapa kasus, penggunaannya tidak disarankan sebagai solusi utama. Berikut beberapa alternatif yang lebih aman dan efektif untuk mengatasi baret pada mobil:

Tips Menjaga Mobil dari Baret:

Ikuti tips ini untuk menjaga mobil dari baret, Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Berikut beberapa tips untuk menjaga mobil Anda dari baret:

baca juga: DUA MODEL HYBRID TERBARU HONDA RAIH PENGHARGAAN BERGENGSI DI AJANG OTOMOTIF AWARD 2024

 

Kesimpulan: 

Merawat mobil dengan baik adalah kunci untuk menjaga keindahan dan nilainya. Meskipun pasta gigi mungkin menawarkan solusi hemat untuk baret tipis, penggunaannya tidak disarankan karena berisiko merusak cat mobil. Gunakan solusi alternatif yang lebih aman dan efektif seperti kompon, scratch remover, atau poles ulang untuk hasil yang optimal.

Ingat: Konsultasikan dengan bengkel terpercaya untuk mendapatkan solusi terbaik bagi baret pada mobil Anda.

Ingin Menghemat Biaya Perawatan Mobil? Begini Caranya

Saat Anda memiliki sebuah mobil, tentu Anda perlu menjaga kondisinya tetap prima dengan biaya yang kadang tidak sedikit, mulai dari sekedar mengganti oli dan air radiator, sampai biaya tidak terduga saat terjadi kecelakaan yang membuat mobil Anda harus diperbaiki di bengkel.

Sebenarnya, ada beberapa tips yang dapat Anda terapkan guna melakukan penghematan dari segi biaya perawatan mobil, lho. Yuk perhatikan hal-hal berikut:

 

1.) Mendaftar Asuransi Kendaraan

Hal pertama yang dapat Anda lakukan untuk mencegah adanya pengeluaran tidak terduga, adalah dengan mendaftarkan asuransi untuk kendaraan Anda. Dengan asuransi, biaya perbaikan mobil Anda akan ditanggung oleh perusahaan asuransi sehingga Anda tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk memperbaiki mobil.

Ada beragam asuransi yang ditawarkan dengan tanggungan yang berbeda pula, misalnya asuransi yang dapat menanggung biaya perbaikan mobil Anda saat terendam banjir, atau saat mobil Anda dicuri. Pastikan dengan baik aspek apa saja yang dapat di-cover oleh asuransi yang Anda pilih dan pertimbangkan biaya asuransi yang paling ideal untuk Anda.

 

2.) Hindari Suku Cadang Palsu

Saat mobil Anda mengalami kerusakan, ada kalanya pihak bengkel non-resmi akan menawarkan Anda alternatif suku cadang palsu dengan harga lebih murah.
baca juga: Honda Tegaskan Komitmennya Penuhi Target Elektrifikasi 100% di Tahun 2040

Memang, sekilas menggunakan suku cadang palsu tidak akan langsung terasa efeknya, dan dapat dibeli dengan biaya lebih murah. Namun, dalam jangka panjang, suku cadang palsu biasanya tidak seawet suku cadang asli. Bahkan, suku cadang palsu dapat berpotensi menimbulkan kerusakan yang lebih parah di kemudian hari, sehingga pada akhirnya Anda perlu mengeluarkan biaya perbaikan mobil yang lebih mahal daripada apabila Anda menggunakan suku cadang asli sejak awal.

 

3.) Lakukan Perawatan Berkala di Bengkel Resmi

Mungkin Anda pernah berpikir untuk melewatkan jadwal perawatan berkala, entah karena tidak ada waktu untuk membawa mobil ke bengkel resmi, atau untuk menghemat pengeluaran.

Namun, Anda perlu mengetahui bahwa melakukan perawatan berkala sesuai jadwal yang tertera di buku panduan kendaraan dan buku garansi & perawatan justru sangat berguna untuk menghindari potensi kerusakan, yang pada akhirnya dapat membuat Anda mengeluarkan biaya lebih banyak lagi.
baca juga: BUKAN UNTUK LURUS! INI FUNGSI SEBENARNYA LAMPU HAZARD UNTUK KESELAMATAN 

Untuk menghemat biaya perawatan berkala, Anda dapat memilih paket perawatan berkala yang sudah termasuk biaya jasa & suku cadang yang bisa dibeli bersamaan saat Anda melakukan pembelian mobil dan bahkan dapat digabung dengan biaya cicilan kendaraan Anda. Di dealer Honda, kami menyediakan paket perawatan berkala melalui Paket Hemat 1 untuk 4 tahun/50.000 km dan Paket Hemat 2 untuk 8 tahun/100.000 km (mana yang tercapai lebih dulu) yang dapat Anda cek disini.

Selain itu, untuk Anda yang sudah memiliki kendaraan dengan km perawatan diatas 40.000 km dengan periode free service atau gratis biaya jasa yang sudah habis, kini Anda juga dapat melakukan penghematan hingga 10% melalui “Paket Hemat Mini” yang berlaku untuk 2x perawatan berkala sesuai KM yang dipilih atau 1 tahun (mana yang tercapai lebih dahulu). Selengkapnya, kunjungi link berikut: “Paket Hemat Mini”

Apa Itu Spooring dan Balancing? Serta Tanda Mobil Harus diSpooring dan Balancing!

Salah satu aspek penting dalam perawatan mobil adalah menjaga kondisi ban. Ban yang tidak terawat dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti handling yang tidak stabil, keausan ban yang tidak merata, dan bahkan kecelakaan.

Untuk menjaga performa dan keamanan ban mobil, penting untuk melakukan spooring dan balancing secara berkala. Spooring dan balancing adalah dua proses yang berbeda, namun keduanya sama-sama penting untuk kesehatan ban mobil Anda.

Apa itu Spooring?

Spooring adalah proses penyetelan sudut toe dan camber pada roda mobil. Sudut toe adalah sudut antara arah roda dengan garis lurus ke depan, sedangkan sudut camber adalah sudut kemiringan roda terhadap permukaan jalan.

Tujuan spooring adalah untuk memastikan bahwa roda mobil sejajar dan lurus. Hal ini penting untuk menjaga kestabilan dan handling mobil, serta untuk menghindari keausan ban yang tidak merata.

Tanda-tanda bahwa mobil Anda perlu spooring:

Apa itu Balancing?

Balancing adalah proses penyeimbang bobot pada roda mobil. Roda yang tidak seimbang dapat menyebabkan getaran pada setir dan bodi mobil saat di kecepatan tinggi.

Tujuan balancing adalah untuk memastikan bahwa berat roda mobil terdistribusi secara merata. Hal ini penting untuk menjaga kenyamanan berkendara dan untuk menghindari kerusakan pada komponen suspensi mobil.

Baca juga: Alasan mobil hybrid masih menjadi pilihan yang tepat di 2024

Tanda-tanda bahwa mobil Anda perlu balancing:

Berapa Kali Spooring dan Balancing Harus Dilakukan?

Spooring dan balancing sebaiknya dilakukan secara berkala, setiap 6 bulan sekali atau setelah menempuh jarak 10.000 km. Namun, Anda perlu lebih sering melakukan spooring dan balancing jika:

Manfaat Spooring dan Balancing:

Kesimpulan:

Spooring dan balancing adalah dua proses penting yang harus dilakukan secara berkala untuk menjaga performa dan keamanan ban mobil Anda. Dengan melakukan spooring dan balancing secara rutin, Anda dapat memastikan bahwa mobil Anda selalu dalam kondisi prima dan aman untuk dikendarai.

Tips:

Semoga informasi ini bermanfaat!

Alasan mobil hybrid masih menjadi pilihan yang tepat di 2024

Meskipun mobil listrik semakin populer, mobil hybrid masih menjadi pilihan menarik bagi banyak orang di tahun 2024. Berikut beberapa alasannya:

1. Harga Terjangkau:

Dibandingkan mobil listrik murni, mobil hybrid umumnya memiliki harga yang lebih terjangkau. Hal ini karena teknologi hybrid masih tergolong lebih matang dan infrastruktur pendukungnya lebih tersedia.

2. Hemat Bahan Bakar:

Mobil hybrid menggabungkan mesin bensin dan motor listrik, sehingga konsumsi bahan bakarnya jauh lebih hemat dibandingkan mobil bensin biasa. Hal ini tentu menjadi pertimbangan penting bagi banyak orang, terutama di tengah harga bahan bakar yang terus meningkat.

3. Performa Bertenaga:

Mobil hybrid umumnya memiliki performa yang lebih bertenaga dibandingkan mobil bensin biasa. Hal ini karena motor listrik dapat memberikan torsi instan yang membantu akselerasi mobil.

Baca juga: Honda Tegaskan Komitmennya Penuhi Target Elektrifikasi 100% di Tahun 2040

4. Ramah Lingkungan:

Mobil hybrid menghasilkan emisi gas buang yang lebih rendah dibandingkan mobil bensin biasa. Hal ini tentu berkontribusi pada upaya pelestarian lingkungan.

5. Infrastruktur Pendukung Tersedia:

Mobil hybrid tidak memerlukan infrastruktur khusus seperti stasiun pengisian daya listrik. Pengisian baterainya dapat dilakukan dengan cara mengisi bensin seperti mobil biasa.

6. Teknologi Teruji:

Teknologi hybrid telah teruji selama bertahun-tahun dan terbukti handal. Hal ini membuat banyak orang merasa lebih yakin untuk memilih mobil hybrid.

7. Pilihan Model Beragam:

Saat ini, terdapat banyak pilihan model mobil hybrid di pasaran, mulai dari sedan, SUV, hingga MPV. Hal ini memungkinkan konsumen untuk memilih mobil hybrid yang sesuai dengan kebutuhan dan budget mereka.

8. Dukungan Pemerintah:

Di beberapa negara, termasuk Indonesia, pemerintah memberikan insentif bagi pembeli mobil hybrid. Hal ini semakin membuat mobil hybrid menjadi pilihan yang menarik.

Kesimpulan:

Dengan berbagai kelebihannya, mobil hybrid masih menjadi pilihan yang tepat bagi banyak orang di tahun 2024. Mobil hybrid menawarkan kombinasi sempurna antara efisiensi bahan bakar, performa, dan ramah lingkungan, dengan harga yang terjangkau dan infrastruktur pendukung yang tersedia.

Perlu diingat bahwa perkembangan teknologi mobil sangatlah pesat. Ada kemungkinan di masa depan, mobil listrik akan menjadi pilihan yang lebih dominan. Namun, untuk saat ini, mobil hybrid masih menjadi pilihan yang tepat bagi mereka yang mencari kendaraan yang hemat, bertenaga, dan ramah lingkungan.

Honda Pertahankan Posisi di Klasemen IndyCar Series Jelang Balapan Historis Indy 500

Honda memulai musim balap IndyCar Championship 2024 dengan mempertahankan posisi terdepan di klasemen pembalap, tim dan juga manufaktur. Hal ini menjadi awal yang sangat baik bagi Honda jelang balapan historis Indy 500 dua pekan mendatang.

Pada musim balap 2024 ini, Alex Palou memimpin klasemen balap sementara dengan dua kemenangan dari lima seri balap yang sudah digelar. Alex Palou, pembalap asal Spanyol dari tim Chip Ganassi Racing merupakan juara dunia IndyCar Series di musim balap 2021 dan 2023.

Seri balap selanjutnya adalah ajang balap historis Indy 500 yang akan digelar di sirkuit Indianapolis Motor Speedway. Ajang balap ini sudah digelar sejak 108 tahun lalu dan merupakan ajang balap tertua di dunia. Honda telah berhasil menorehkan prestasi di ajang balap bergengsi sekaligus historis tersebut dimana menjadi juara sebanyak tujuh kali.

Alex Palou, pembalap tim Chip Ganassi Racing mengatakan, “Kemenangan di awal bulan Mei ini menjadi modal yang penting bagi kami terlebih kami akan menjalani balapan spesial sekaligus historis pada dua pekan kedepan dimana kami kembali menargetkan kemenangan”.

Baca juga: Jangan Acuh, 5 Komponen Mobil yang Wajib Rutin Diganti!

Kelvin Fou, Vice President Honda Racing Corporation USA mengatakan, “Kami berhasil mengawali dua agenda balapan penting di bulan Mei ini dengan baik. Keempat pembalap kami berhasil berada di posisi lima besar. Kami akan berusaha untuk mempertahankan keunggulan kami pada balapan berikutnya yang merupakan agenda balapan sangat spesial bagi Honda. Kami bertekad untuk meraih hasil terbaik dan juga memperpanjang rekor yang telah kami torehkan sebelumnya”.

 

Ajang balap IndyCar Championship tahun 2024 berlangsung dari bulan Maret hingga September sebanyak 17 putaran. Ajang ini memperlombakan kejuaraan balap single seater dan juga open wheel dimana ajang balap ini diperlombakan di berbagai trek yang beragam mulai dari oval maupun sirkuit di Amerika Utara. Selain itu ajang balap ini juga sekaligus membutuhkan ketahanan mesin mumpuni serta konsentrasi penuh dari pembalap karena dilakukan dalam jumlah putaran yang banyak.

 

Tahun ini Honda melalui HRC (Honda Racing Corporation) secara konsisten berpartisipasi sebagai pemasok mesin balap pada ajang balap IndyCar sejak tahun 1996 hingga kini dimana Honda berhasil menjadi manufaktur yang paling banyak meraih trofi kejuaraan; 5 gelar untuk kategori pembalap dan 4 gelar untuk kategori manufaktur. Honda tercatat pertama kali menjuarai ajang balap IndyCar pada tahun 2004.

Pada tahun 2024 ini, Honda menyuplai mesin balapnya untuk lima tim di ajang balap IndyCar yaitu tim Chip Ganassi Racing, Andretti Global, Dale Coyne Racing, Meyer Shank Racing dan Rahal Letterman Lanigan Racing. Selain itu, Honda juga menjadi titel sponsor untuk beberapa agenda balap seri IndyCar pada tahun 2024 ini yaitu Long Beach, Indy 200 Mid-Ohio serta Toronto.

Jangan Acuh, 5 Komponen Mobil yang Wajib Rutin Diganti!

Melakukan perawatan mobil bisa dengan mengganti komponen-komponen yang sudah usang atau tidak bisa digunakan lagi, karena jika kalian memaksakan untuk tetap menggunakan komponen yang rusak dapat beresiko kecelakaan di jalan.

Banyak sekali tanda-tanda yang bisa kalian rasakan saat pergi menggunakan mobil ada beberapa bagian mobil yang performanya kurang atau turun seperti pertama kali membeli mobil di dealer.

Agar performa mobil tetap optimal dan terhindar dari kerusakan serius, penting untuk melakukan perawatan rutin. Salah satu aspek penting dalam perawatan rutin adalah mengganti komponen-komponen mobil yang memiliki masa pakai tertentu.

Berikut 5 komponen mobil yang wajib rutin diganti:

1. Oli Mesin dan Filter Oli:

Oli mesin berfungsi untuk melumasi komponen mesin agar tidak terjadi gesekan antar komponen. Oli mesin yang kotor atau sudah tidak layak pakai dapat menyebabkan kerusakan mesin yang serius. Oleh karena itu, oli mesin dan filter oli harus diganti secara berkala sesuai dengan anjuran pabrik, biasanya setiap 5.000 - 10.000 km.

 

Baca juga:Indikator Check Engine menyala? Cek Penyebab dan Solusinya!

 

2. Ban:

Ban merupakan satu-satunya komponen mobil yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Ban yang aus atau sudah tipis dapat membahayakan keselamatan pengemudi dan penumpang. Oleh karena itu, ban harus diganti secara berkala, biasanya setiap 40.000 - 50.000 km.

3. Aki:

Aki berfungsi untuk menyimpan energi listrik dan menyalakan komponen kelistrikan mobil. Aki yang lemah atau rusak dapat menyebabkan mobil tidak dapat distarter. Oleh karena itu, aki harus diganti secara berkala, biasanya setiap 2 - 3 tahun.

4. Busi:

Busi berfungsi untuk menghasilkan percikan api yang diperlukan untuk pembakaran bahan bakar di dalam mesin. Busi yang kotor atau sudah aus dapat menyebabkan mesin tidak bertenaga dan boros bahan bakar. Oleh karena itu, busi harus diganti secara berkala, biasanya setiap 20.000 - 40.000 km.

5. Filter Udara:

Filter udara berfungsi untuk menyaring udara yang masuk ke dalam mesin. Filter udara yang kotor dapat menghambat aliran udara ke mesin, sehingga menyebabkan mesin tidak bertenaga dan boros bahan bakar. Oleh karena itu, filter udara harus diganti secara berkala, biasanya setiap 10.000 - 15.000 km.

Tips:

Dengan mengganti komponen mobil secara rutin dan melakukan perawatan mobil dengan baik, Anda dapat menjaga performa mobil tetap optimal dan terhindar dari kerusakan serius.

Ingat: Merawat mobil secara rutin tidak hanya bermanfaat untuk menjaga performa mobil, tetapi juga dapat menghemat biaya bengkel di kemudian hari.