Honda Pertahankan Posisi di Klasemen IndyCar Series Jelang Balapan Historis Indy 500

Honda memulai musim balap IndyCar Championship 2024 dengan mempertahankan posisi terdepan di klasemen pembalap, tim dan juga manufaktur. Hal ini menjadi awal yang sangat baik bagi Honda jelang balapan historis Indy 500 dua pekan mendatang.

Pada musim balap 2024 ini, Alex Palou memimpin klasemen balap sementara dengan dua kemenangan dari lima seri balap yang sudah digelar. Alex Palou, pembalap asal Spanyol dari tim Chip Ganassi Racing merupakan juara dunia IndyCar Series di musim balap 2021 dan 2023.

Seri balap selanjutnya adalah ajang balap historis Indy 500 yang akan digelar di sirkuit Indianapolis Motor Speedway. Ajang balap ini sudah digelar sejak 108 tahun lalu dan merupakan ajang balap tertua di dunia. Honda telah berhasil menorehkan prestasi di ajang balap bergengsi sekaligus historis tersebut dimana menjadi juara sebanyak tujuh kali.

Alex Palou, pembalap tim Chip Ganassi Racing mengatakan, “Kemenangan di awal bulan Mei ini menjadi modal yang penting bagi kami terlebih kami akan menjalani balapan spesial sekaligus historis pada dua pekan kedepan dimana kami kembali menargetkan kemenangan”.

Baca juga: Jangan Acuh, 5 Komponen Mobil yang Wajib Rutin Diganti!

Kelvin Fou, Vice President Honda Racing Corporation USA mengatakan, “Kami berhasil mengawali dua agenda balapan penting di bulan Mei ini dengan baik. Keempat pembalap kami berhasil berada di posisi lima besar. Kami akan berusaha untuk mempertahankan keunggulan kami pada balapan berikutnya yang merupakan agenda balapan sangat spesial bagi Honda. Kami bertekad untuk meraih hasil terbaik dan juga memperpanjang rekor yang telah kami torehkan sebelumnya”.

 

Ajang balap IndyCar Championship tahun 2024 berlangsung dari bulan Maret hingga September sebanyak 17 putaran. Ajang ini memperlombakan kejuaraan balap single seater dan juga open wheel dimana ajang balap ini diperlombakan di berbagai trek yang beragam mulai dari oval maupun sirkuit di Amerika Utara. Selain itu ajang balap ini juga sekaligus membutuhkan ketahanan mesin mumpuni serta konsentrasi penuh dari pembalap karena dilakukan dalam jumlah putaran yang banyak.

 

Tahun ini Honda melalui HRC (Honda Racing Corporation) secara konsisten berpartisipasi sebagai pemasok mesin balap pada ajang balap IndyCar sejak tahun 1996 hingga kini dimana Honda berhasil menjadi manufaktur yang paling banyak meraih trofi kejuaraan; 5 gelar untuk kategori pembalap dan 4 gelar untuk kategori manufaktur. Honda tercatat pertama kali menjuarai ajang balap IndyCar pada tahun 2004.

Pada tahun 2024 ini, Honda menyuplai mesin balapnya untuk lima tim di ajang balap IndyCar yaitu tim Chip Ganassi Racing, Andretti Global, Dale Coyne Racing, Meyer Shank Racing dan Rahal Letterman Lanigan Racing. Selain itu, Honda juga menjadi titel sponsor untuk beberapa agenda balap seri IndyCar pada tahun 2024 ini yaitu Long Beach, Indy 200 Mid-Ohio serta Toronto.

Jangan Acuh, 5 Komponen Mobil yang Wajib Rutin Diganti!

Melakukan perawatan mobil bisa dengan mengganti komponen-komponen yang sudah usang atau tidak bisa digunakan lagi, karena jika kalian memaksakan untuk tetap menggunakan komponen yang rusak dapat beresiko kecelakaan di jalan.

Banyak sekali tanda-tanda yang bisa kalian rasakan saat pergi menggunakan mobil ada beberapa bagian mobil yang performanya kurang atau turun seperti pertama kali membeli mobil di dealer.

Agar performa mobil tetap optimal dan terhindar dari kerusakan serius, penting untuk melakukan perawatan rutin. Salah satu aspek penting dalam perawatan rutin adalah mengganti komponen-komponen mobil yang memiliki masa pakai tertentu.

Berikut 5 komponen mobil yang wajib rutin diganti:

1. Oli Mesin dan Filter Oli:

Oli mesin berfungsi untuk melumasi komponen mesin agar tidak terjadi gesekan antar komponen. Oli mesin yang kotor atau sudah tidak layak pakai dapat menyebabkan kerusakan mesin yang serius. Oleh karena itu, oli mesin dan filter oli harus diganti secara berkala sesuai dengan anjuran pabrik, biasanya setiap 5.000 - 10.000 km.

 

Baca juga:Indikator Check Engine menyala? Cek Penyebab dan Solusinya!

 

2. Ban:

Ban merupakan satu-satunya komponen mobil yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Ban yang aus atau sudah tipis dapat membahayakan keselamatan pengemudi dan penumpang. Oleh karena itu, ban harus diganti secara berkala, biasanya setiap 40.000 - 50.000 km.

3. Aki:

Aki berfungsi untuk menyimpan energi listrik dan menyalakan komponen kelistrikan mobil. Aki yang lemah atau rusak dapat menyebabkan mobil tidak dapat distarter. Oleh karena itu, aki harus diganti secara berkala, biasanya setiap 2 - 3 tahun.

4. Busi:

Busi berfungsi untuk menghasilkan percikan api yang diperlukan untuk pembakaran bahan bakar di dalam mesin. Busi yang kotor atau sudah aus dapat menyebabkan mesin tidak bertenaga dan boros bahan bakar. Oleh karena itu, busi harus diganti secara berkala, biasanya setiap 20.000 - 40.000 km.

5. Filter Udara:

Filter udara berfungsi untuk menyaring udara yang masuk ke dalam mesin. Filter udara yang kotor dapat menghambat aliran udara ke mesin, sehingga menyebabkan mesin tidak bertenaga dan boros bahan bakar. Oleh karena itu, filter udara harus diganti secara berkala, biasanya setiap 10.000 - 15.000 km.

Tips:

Dengan mengganti komponen mobil secara rutin dan melakukan perawatan mobil dengan baik, Anda dapat menjaga performa mobil tetap optimal dan terhindar dari kerusakan serius.

Ingat: Merawat mobil secara rutin tidak hanya bermanfaat untuk menjaga performa mobil, tetapi juga dapat menghemat biaya bengkel di kemudian hari.

Cara Cek Odometer Asli atau Palsu

Membeli mobil bekas memang menggiurkan karena harganya yang lebih murah dibandingkan mobil baru. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar terhindar dari penipuan, salah satunya adalah odometer yang dipalsukan.
Bagi sebagian pembeli mobil, angka yang ada di odometer merupakan pertimbangan ketika membeli mobil. Terutama bagi kalian yang memutuskan untuk membeli mobil bekas.

Odometer sendiri merupakan salah satu fitur yang ada pada mobil, memiliki fungsi untuk mengukur jarak tempuh selama mobil berjalan. Karena odometer yang tinggi menjadi pertimbangan pembeli ataupun bisa menurunkan harga, maka tidak banyak dari penjual melakukan berbagai cara untuk melakukan manipulasi angka.

Nah, MinHo punya beberapa cara yang bisa kalian lakukan supaya ga ketipu sama odometer yang palsu nih.

1. Cek kondisi fisik mobil

Bukan tidak ada hubungannya, namun kondisi fisik mobil juga bisa memberikan tanda dari keaslian odometer mobil kalian. Karena jika odometer rendah namun kondisi mobil seperti sudah dipakai pada waktu yang lama, maka bisa dikatakan bahwa odometer telah dimanipulasi

Kalian bisa mengecek komponen-komponen seperti pedal rem dan gas ataupun kopling.

 

Baca juga: Indikator Check Engine menyala? Cek Penyebab dan Solusinya!

 

2. Cek history perawatan kendaraan

Cara kedua untuk mengecek keaslian odometer bisa dilakukan dengan mencocokan riwayat perawatan mobil, seperti pergantian oli atau perawatan lainnya, biasa riwayat ini tertera pada kartu yang menggantung di tuas wiper dekat setir.

Kalian bisa melihat tanggal perawatan dengan jarak tempuh apakah konsisten dilakukan. Karena jika ada perbedaan maka kemungkinan odometer telah diotak-atik.

3. Mengecek kondisi ban

Cara berikutnya bisa kalian lakukan pengecekan pada bagian ban mobil, jika kondisinya sudah botak namun odometer menunjukan angka yang rendah maka patut dicurigai angka itu adalah angka yang asli.

4. Lakukan inspeksi dengan mekanik

Kalian bisa melakukan inspeksi mobil dengan membawa bantuan mekanik, karena bagaimana juga mekanik adalah orang bekerja secara profesional untuk memperbaiki mobil, sehingga mereka mengerti bagian mana saja yang perlu di cek dan mengetahui jika ada manipulasi data.

Bagi kalian yang masih bertanya-tanya, memangnya kenapa sih jika membeli mobil dengan odometer yang tinggi? Banyak hal yang bisa terjadi, seperti potensi kerusakan pada beberapa komponen sehingga memerlukan biaya yang lebih untuk memperbaikinya.

Kemudian jika kalian ingin melakukan penjualan kembali maka risiko nilai jual menjadi sangat rendah dan akan membuat kerugian untuk kalian.

Nah jika kalian ingin membeli mobil atau melakukan perawatan bisa langsung datang ke bengkel resmi Honda terdekat atau kalian bisa booking online melalui aplikasi Honda E-Care untuk melakukan perawatan terhadap mobil kesayangan kalian.

Dapatkan banyak penawaran dan download brochure untuk melihat-lihat produk mobil Honda. Simak terus berita-berita terupdate dari Honda Outside Java di hondaoutsidejava.co.id supaya kalian tidak ketinggalan berita terbaru seputar Honda!

Penyebab Kunci Mobil Tersangkut dan Cara Mengatasinya.

Karena buru - buru hendak keluar mobil saat mau mencabut kunci, akhirnya kunci mobil malah tersangkut. Pernah ngalamin? Kalau dicabut paksa khawatir kunci akan patah di dalam dan hal ini akan memperburuk keadaan. Sebenarnya ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan kunci mobil tersangkut. Apa saja penyebabnya? dan bagaimana cara mengatasinya?

  1. Transmisi Belum Netral 

Penyebab yang sering terjadi ketika kunci mobil tersangkut adalah posisi transmisi yang belum netral. Agar kunci bisa dicabut, posisi transmisi harus berada di posisi N (netral) atau P (parking).

  1. Kunci Mobil Bengkok

Kunci mobil yang sering dicabut secara paksa atau kasar, lama- kelamaan akan membuat kunci menjadi aus dan mudah bengkok. Hal ini akan membuat kunci jadi tersangkut dan susah dicabut.

  1. Silinder kontak bermasalah

Selain kunci yang bermasalah silinder kontak juga dapat rusak dan menjadi penyebab kunci tersangkut. Silinder kontak atau silinder kunci kontak merupakan tempat untuk memasukkan kunci mobil. Silinder kontak yang bermasalah mengakibatkan endapan debu yang masuk kedalam silinder kontak atau pegas yang tidak sejajar.

  1. Sistem kemudi terkunci

Kunci kontak yang tersangkut juga dapat disebabkan karena sistem kemudi yang terkunci, walaupun sebenarnya fitur penguncian kemudi ini sangat berguna untuk keamanan mobil.

 

Baca lainnya: Penting! Fitur Keselamatan Aktif dan Pasif Pada Mobil Honda!

 

Ada beberapa solusi yang bisa Anda coba untuk mengatasi kunci mobil yang tersangkut:

1. Pastikan Posisi Transmisi dan Rem Tangan

Pertama, pastikan transmisi mobil berada di posisi netral (N) atau parkir (P) dan rem tangan sudah ditarik. Hal ini untuk mencegah mobil bergerak saat Anda mencoba mengeluarkan kunci.

2. Tekan Kunci dan Putar Setir Perlahan

Coba tekan kunci perlahan sambil memutar setir ke kiri dan kanan secara perlahan. Terkadang, kunci yang tersangkut hanya karena terjepit oleh mekanisme kemudi. Dengan memutar setir, Anda bisa memberikan ruang agar kunci dapat berputar dan dikeluarkan.

3. Gunakan Pelumas

Jika kunci masih belum bisa diputar, coba gunakan pelumas seperti WD-40 atau silikon spray. Semprotkan pelumas ke dalam lubang kunci dan coba putar kembali kunci. Pelumas dapat membantu melicinkan mekanisme kunci yang mungkin berkarat atau kotor.

4. Gunakan Tongkat Kecil

Jika Anda memiliki tongkat kecil seperti obeng atau pulpen, coba masukkan ke dalam lubang kunci dan tekan pin pengunci dengan hati-hati. Hal ini dapat membantu melepaskan kunci yang tersangkut.

5. Hubungi Bengkel Terdekat

Jika Anda sudah mencoba semua cara di atas namun kunci masih belum bisa dikeluarkan, sebaiknya hubungi bengkel terdekat untuk mendapatkan bantuan profesional. Bengkel memiliki alat dan keahlian khusus untuk mengatasi kunci mobil yang tersangkut.

Tips Mencegah Kunci Mobil Tersangkut:

Kesimpulan:

Kunci mobil yang tersangkut memang bisa membuat panik, namun jangan panik dulu! Ada beberapa solusi yang bisa Anda coba untuk mengatasinya. Jika Anda sudah mencoba semua cara namun kunci masih belum bisa dikeluarkan, sebaiknya hubungi bengkel terdekat untuk mendapatkan bantuan profesional.

Indikator Check Engine menyala? Cek Penyebab dan Solusinya!

Indikator Check Engine merupakan salah satu komponen penting yang ada di mobil. Indikator ini berfungsi memberikan informasi jika terjadi permasalahan pada sistem mesin. Maka ketika lampu indikator ini menyala MinHo sarankan kalian perlu memeriksa kendaraan kalian ya.

Jadi, apa saja sih komponen yang rusak saat indikator check engine ini menyala? Simak sampai habis ya!

1. Komponen busi

Komponen busi yang rusak bisa memengaruhi proses pembakaran dalam ruang mesin. Kabel busi atau pembakaran yang tidak sempurna pada busi bisa menyebabkan indikator check engine jadi menyala.

2. Aki

Salah satu penyebab yang umum terjadi saat lampu check engine menyala biasa terjadi permasalahan pada aki. Kerusakan pada aki bisa menyebabkan sistem kelistrikan jadi tidak stabil.

Hal ini juga dapat memicu indikator check engine jadi menyala.

 

Baca juga: Penyebab Kunci Mobil Tersangkut dan Cara Mengatasinya.

 

3. Filter udara

Jangan dianggap sepele, filter udara yang mampet akibat kotor juga dapat mengganggu aliran udara yang dibutuhkan pada proses pembakaran. Mampetnya filter udara bisa menyebabkan pengapian jadi tidak optimal dan menyebabkan lampu indikator check engine jadi menyala.

4. Sistem transmisi

Kemungkinan berikutnya, yaitu terjadi permasalahan pada sistem transmisi, seperti kopling atau transmisi mobil matic. Permasalahan pada sistem transmisi juga bisa memicu menyalanya indikator check engine.

6. Knalpot mobil

Rusaknya sistem knalpot atau buangan bahan bakar bisa menyebabkan sensor engine jadi menyala. Seiring dengan masalah emisi, indikator check engine juga memberikan informasi supaya kalian sesegera mungkin melakukan perbaikan.

7. Kurang oli mesin

Kurangnya kadar oli mesin bisa menyebabkan tekanan pada mesin jadi lebih keras atau tidak stabil. Hal inilah yang menyebabkan sensor check engine jadi nyala.

Jika kalian butuh pertolongan atau ingin melakukan perawatan bisa langsung datang ke bengkel resmi Honda terdekat atau kalian bisa booking online melalui aplikasi Honda E-Care untuk melakukan perawatan terhadap mobil kesayangan kalian.

Dapatkan banyak penawaran dan download brochure untuk melihat-lihat produk mobil Honda. Simak terus berita-berita terupdate dari Honda Outside Java di hondaoutsidejava.co.id supaya kalian tidak ketinggalan berita terbaru seputar Honda!

Penting! Fitur Keselamatan Aktif dan Pasif Pada Mobil Honda!

Honda sangat memahami pentingnya keamanan dan kenyamanan selama berkendara di jalan, dan Honda sangat memahami bahwa pengendaranya ingin agar dirinya dan keluarganya yang dicintai aman dari hal yang tidak diinginkan. Alasan inilah yang menjadikan lini mobil Honda dilengkapi dengan berbagai fitur keamanan. Apa saja fitur keamanannya?

 

Fitur Keselamatan Aktif

Fitur ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang tidak dapat dihindari
Active Safety Features ini aktif secara simultan atau terus menerus ketika dipakai berkendara. Fitur Keselamatan aktif yang hadir di mobil, diantaranya:

- Multi-Angle Rearview Camera

- Active Stability Systems (Vehicle Stability Assist™ (VSA®) with Traction Control, Anti-Lock Braking System (ABS), Electronic Brake Distribution (EBD), Brake Assist)

- Honda Sensing® (An intelligent suite containing components like Collision Mitigation Braking System™ (CMBS™), Road Departure Mitigation System (RDM), Lane Keep Assist System (LKAS), Traffic Sign Recognition (TSR)

 

Baca juga:5 Alasan Memilih Honda Brio

 

Fitur Keselamatan Pasif
Fitur keselematan yang bertujuan untuk mengurangi dampak cedera yang mungkin terjadi pada penumpang apabila terjadi kecelakaan yang tidak dapat dihindari. Fitur keselamatan pasif, diantaranya:

- ACE™ Body Structure (this Honda-exclusive body design improves the protection of your occupants from crashes by distributing kinetic energy evenly throughout the front of your Honda model).

- Front Seat Belts with Pretensioner and Load Limiter (The front seat belts will immediately retract whenever an impact is detected, then slightly give in order to reduce the pressure on your chest)

- Advanced Airbag Technology (All Honda models are outfitted with these advanced airbags to shield you from collisions)

Irit Banget! Segini Konsumsi BBM Honda BR-V N7X Edition saat Mudik Jakarta-Padang

Dilansir dari detikOto, Tim detikOto melakukan pengetesan konsumsi bahan bakar Honda BR-V N7X Edition saat mudik Lebaran 2024 dengan rute Jakarta-Padang.

Total perjalanan dari Jakarta ke Padang menempuh jarak hampir 1.500 km. Hasilnya, BR-V N7X Edition mencatat konsumsi bahan bakar rata-rata di angka 13,9 km per liter.

Angka ini terbilang cukup irit untuk sebuah mobil SUV dengan mesin 1.5L.

mencatat konsumsi bahan bakar dan kecepatan rata-rata per etape perjalanan. Di mana, dari total perjalanan ini, tim detikOto membaginya ke dalam empat etape yakni Jakarta-Palembang, Palembang-Jambi, Jambi-Muara Bungo, dan Muara Bungo-Padang.

Baca juga: Indikator Mobil Yang Harus diwaspadai!

Dilansir dari detikOto, etape Jakarta-Palembang menempuh jarak 500,4 km dengan konsumsi bahan bakar rata-rata 13,9 km per liter dan kecepatan rata-rata 63 km per jam.

Etape kedua, Palembang-Jambi, tercatat jarak tempuhnya 296,6 km dengan konsumsi bahan bakar rata-rata 12,9 km per liter dan kecepatan rata-rata 31 km per jam.

Lalu etape selanjutnya, Jambi-Muara Bungo, ditempuh dalam jarak 290,2 km. Konsumsi bahan bakar rata-rata di etape ini tembus 14,8 km per liter dan kecepatan rara-rata di angka 36 km per jam.

Terakhir, Muara Bungo-Padang jadi etape pamungkas. Di mana, rute ini mayoritas jalan menanjak dan berkelok. Namun Honda BR-V N7X Edition yang kami gunakan sejauh 362 km, masih dapat mencatatkan konsumsi bahan bakar rata-rata 14 km per liter dan kecepatan rata-rata 34 km per jam.

Beragam faktor menjadi penentu efisiensi bahan bakar selama perjalanan. Mulai dari kesehatan kendaraan, karakter mengemudi, hingga performa mesin pun berperan penting.

Beruntung, BR-V N7X Edition ini merupakan LSUV 7-seater andalan Honda yang menggunakan mesin paling bertenaga di kelasnya. Mesin 1.5L DOHC i-VTEC yang digendong oleh BR-V ini bertenaga maksimal 121 PS dan torsi 145 Nm.

Cara Merawat Audio Mobil Agar Tetap Joss!

Bagi para pecinta musik, memiliki audio mobil yang berkualitas dan menghasilkan suara yang jernih dan powerful adalah sebuah keharusan. Namun, seiring waktu, performa audio mobil dapat menurun akibat berbagai faktor, seperti debu, kotoran, dan penggunaan yang tidak tepat.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara merawat audio mobil agar tetap joss dan awet. Berikut beberapa tips yang bisa Anda ikuti:

  1. Jauhi sistem audio dari medan magnet

Dilansir dari idntimes.com. Medan magnet yang dekat dengan audio dapat merusak elektromagnet yang ada pada sistem audio. Sehingga untuk merawat perangkat audio mobil agar tetap bagus, alangkah lebih baik jauhkan sistem audio dari medan magnet, dan gunakan kotak untuk sistem audio dengan bahan non-magnetik. Kotak dengan bahan plastik atau kayu jauh lebih baik untuk digunakan oleh sistem audio pada mobilmu.

Baca juga: HONDA UMUMKAN RENCANA PEMBANGUNAN PABRIK KENDARAAN LISTRIK TERPADU DI KANADA

 

  1. Jaga kebersihan perangkat audio mobil

Debu dan kotoran dapat menumpuk pada komponen audio mobil, seperti speaker, head unit, dan amplifier. Hal ini dapat mengganggu kualitas suara dan bahkan merusak komponen audio.Oleh karena itu, bersihkan audio mobil secara rutin dengan menggunakan kain microfiber yang lembut dan kering. Hindari penggunaan bahan kimia keras atau pembersih yang mengandung air karena dapat merusak komponen audio.

  1. Atur volume dengan tepat

Menyetel volume audio terlalu keras dalam waktu lama dapat merusak speaker. Sebaiknya atur volume pada tingkat yang nyaman dan hindari mendistorsi suara.

  1. Lakukan Servis Audio Mobil Secara Teratur

Bawa audio mobil Anda ke bengkel audio terpercaya untuk melakukan servis secara berkala. Servis audio mobil dapat membantu menjaga performa audio mobil Anda tetap optimal dan mencegah kerusakan dini.

Tips Bonus:

Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat menjaga audio mobil Anda agar tetap joss dan awet dalam waktu lama.

Cara Merawat Audio Mobil Agar Tetap Joss!

Bagi para pecinta musik, memiliki audio mobil yang berkualitas dan menghasilkan suara yang jernih dan powerful adalah sebuah keharusan. Namun, seiring waktu, performa audio mobil dapat menurun akibat berbagai faktor, seperti debu, kotoran, dan penggunaan yang tidak tepat.

Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara merawat audio mobil agar tetap joss dan awet. Berikut beberapa tips yang bisa Anda ikuti:

  1. Jauhi sistem audio dari medan magnet

Dilansir dari idntimes.com. Medan magnet yang dekat dengan audio dapat merusak elektromagnet yang ada pada sistem audio. Sehingga untuk merawat perangkat audio mobil agar tetap bagus, alangkah lebih baik jauhkan sistem audio dari medan magnet, dan gunakan kotak untuk sistem audio dengan bahan non-magnetik. Kotak dengan bahan plastik atau kayu jauh lebih baik untuk digunakan oleh sistem audio pada mobilmu.

Baca juga: HONDA UMUMKAN RENCANA PEMBANGUNAN PABRIK KENDARAAN LISTRIK TERPADU DI KANADA

 

  1. Jaga kebersihan perangkat audio mobil

Debu dan kotoran dapat menumpuk pada komponen audio mobil, seperti speaker, head unit, dan amplifier. Hal ini dapat mengganggu kualitas suara dan bahkan merusak komponen audio.Oleh karena itu, bersihkan audio mobil secara rutin dengan menggunakan kain microfiber yang lembut dan kering. Hindari penggunaan bahan kimia keras atau pembersih yang mengandung air karena dapat merusak komponen audio.

  1. Atur volume dengan tepat

Menyetel volume audio terlalu keras dalam waktu lama dapat merusak speaker. Sebaiknya atur volume pada tingkat yang nyaman dan hindari mendistorsi suara.

  1. Lakukan Servis Audio Mobil Secara Teratur

Bawa audio mobil Anda ke bengkel audio terpercaya untuk melakukan servis secara berkala. Servis audio mobil dapat membantu menjaga performa audio mobil Anda tetap optimal dan mencegah kerusakan dini.

Tips Bonus:

Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda dapat menjaga audio mobil Anda agar tetap joss dan awet dalam waktu lama.

Indikator Mobil Yang Harus diwaspadai!

Indikator-indikator pada mobil berfungsi untuk memberikan informasi penting mengenai kondisi mobil dan membantu pengemudi untuk mendeteksi adanya masalah sejak dini. Agar mobil selalu dalam kondisi prima dan aman untuk dikendarai, penting bagi pemiliknya untuk memahami berbagai indikator yang terdapat di dashboard.

Berikut beberapa indikator mobil yang harus diwaspadai:

  1. Indikator Temperatur Mesin

Lampu indikator temperatur mesin biasanya berbentuk termometer dengan jarum yang menunjukkan suhu mesin. Jika jarum berada di zona merah, artinya mesin mobil sedang kepanasan. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kebocoran radiator, kipas pendingin yang tidak berfungsi, atau oli mesin yang kurang.

Jika lampu indikator temperatur mesin menyala, segera hentikan mobil di tempat yang aman dan matikan mesin. Tunggu beberapa saat hingga mesin dingin sebelum membuka kap mesin. Periksa radiator dan kipas pendingin untuk memastikan tidak ada kerusakan.

Baca juga: HONDA UMUMKAN RENCANA PEMBANGUNAN PABRIK KENDARAAN LISTRIK TERPADU DI KANADA

 

  1. Indikator Check Engine

Lampu indikator check engine biasanya berbentuk mesin dengan tanda seru di tengahnya. Lampu ini menyala jika terdapat masalah pada sistem mesin atau emisi gas buang. Penyebabnya bisa bermacam-macam, seperti sensor yang rusak, masalah pada sistem bahan bakar, atau masalah pada sistem pembakaran.

Jika lampu indikator check engine menyala, sebaiknya segera bawa mobil Anda ke bengkel terdekat untuk dilakukan scan komputer. Scan komputer dapat membantu untuk mengetahui penyebab pasti masalahnya dan cara untuk memperbaikinya.

  1. Indikator Tekanan Oli Mesin
    Lampu indikator tekanan oli mesin biasanya berbentuk teko oli dengan tetesan di ujungnya. Jika lampu ini menyala, artinya tekanan oli mesin rendah. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti oli mesin yang bocor, filter oli yang kotor, atau pompa oli yang bermasalah.

Tekanan oli mesin yang rendah dapat menyebabkan kerusakan serius pada mesin. Oleh karena itu, jika lampu indikator tekanan oli mesin menyala, segera hentikan mobil di tempat yang aman dan matikan mesin.

Periksa level oli mesin dan pastikan tidak ada kebocoran. Jika level oli mesin rendah, tambahkan oli secukupnya. Jika ada kebocoran, bawalah mobil Anda ke bengkel terdekat untuk diperbaiki.

  1. Indikator Aki

Lampu indikator aki biasanya berbentuk aki dengan tanda seru di tengahnya. Lampu ini menyala jika terdapat masalah pada aki mobil. Penyebabnya bisa bermacam-macam, seperti aki yang sudah lemah, alternator yang tidak berfungsi, atau kabel aki yang kendor.

Jika lampu indikator aki menyala, segera periksa aki mobil Anda. Pastikan aki tidak kembung dan terminal aki tidak berkarat. Jika Anda tidak yakin dengan cara memeriksanya, bawalah mobil Anda ke bengkel terdekat untuk diperbaiki.

Memahami dan memperhatikan indikator-indikator mobil yang penting ini dapat membantu Anda untuk mendeteksi adanya masalah pada mobil sejak dini. Hal ini dapat mencegah kerusakan yang lebih parah dan biaya perbaikan yang lebih besar.